Cinta
terkadang tidak bisa ditebak. Terkadang sulit untuk mengerti kenapa cinta…(?)
Tidak bisa
ditentukan kepada siapa cinta itu menyapa, tidak bisa dipilih kepada siapa
cinta itu hadir. Yang perlu kita siapkan adalah diri kita menghadapi cinta itu,
karena kita tidak tahu apakah cinta itu mudah atau sulit dijalani. Tidak tahu
apakah yang dicintai itu benar atau salah, yang pasti kita ingin menolakpun
tidak bisa, yang bisa kita lakukan adalah menjalaninya dan menerima cinta itu.
Hadapi cinta bukan dengan kepangkatan yang dipunya oleh kita, bukan ekuatan
yang dimiliki oleh kita, namun hadapi cinta itu dengan kejujuran, kebaikan,
ketulusan, dan hati. Yang paling penting jangan kita sekali-kali menganggap
cinta itu dengan seenak lelucon kita sendiri, karena cinta itu seperti
"bayi". Ia begitu suci tanpa dosa, jika kita dengan baik mengajarkan,
merawatnya dengan tulus, dia akan tumbuh menjadi cinta yang sederhana namun
sempurna. Jika kita mengacuhkan, membiarkannya dengan sangat benci, dia akan
mati menjadi cinta yang layu lagi terbengkalai. Banyak arti tentang cinta namun
tak banyak orang yang tahu arti sesungguhnya tentang cinta. Banyak yang
mengartikan cinta dengan salah dan sedikit yang benar. Terkadang dengan
khilafnya kita menyikapi cinta dengan cara yang angkuh, hingga orang yangtak
bersalah terhadap cinta menjadi korban. Terkadang kita tak bisa membedakan
cinta dan nafsu, karena keduanya hanya beda tipis. Yang membedakannya adalah
hati. Jadi sekali-kali Tanya hati kita apakah kita sudah benar mencintai? Atau
selama ini kita hanya bernafsu yang diatas namakan cinta?Hanya hati, hati kita yang tahu jawabannya. Cinta memang terkadang sangat rumit, seakan kenapa cinta itu kenapa hadir? Kenapa ada cinta? Itu semua misteri, bahkan ahli ilmuwanpun tidak akan pernah bisa tahu tentang arti dari cinta. Yang kini kita harus mengerti bahwa cinta itu adalah bukan hanya dua insan yang saling mengasihi satu sama lain tapi rela berkorban hati untuk sakit untuk membuat orang yang kita cinta bahagia. Mencintai orang yang kita tanpa memaksa, setia dan tulus walau orang itu tidak pernah ingin tahu bahwa kita mencintainya. Cintapun tak ada orang ketiga didalamnya yang menjadi duri diantaranya. Jika cinta tak pernah hadir untuk menyentuh kita, lakukanlah dengan cara kita yaitu cintai diri kita sendiri, hidupmu dan Tuhanmu masing-masing. Dengan cara seperti itu kita akan dapat mengerti cinta lalu jika benar-benar cinta yang sebenarnya datang kita tinggal lakukan dengan hal yang sama dengan diri kita sendiri. Namun jika sampai sekarangpun kita belum menerimanya, mungkin Tuhanmu tahu kita belum siap menerimanya dan Dia akan memberikan cinta kepada kita jika kita sudah siap menerimanya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar