bening matamu elok menawan memancar
mengalun sinar matahari menyongsong
masa luas tanah coklat mengemas
ah...indah bagai mimpi yang mengasa
apa aku bias melihatnya lagi?
ratapannya kini mulai redup
ah...aku tak menyangka
indahmu kini mulai mereda
angan biasan cahyamu yang bercahaya
malam, kini telah memudarkanmu
aku harap esok atau nanti
nampakmu muncul dibalik angkasa raya

Tidak ada komentar:
Posting Komentar