Rabun seketika penglihatan saat itu
mengidam rasa seketika sukaku
oh...ini seakan kau menghipnotisku
pancar raut wajahmu berangan
ufuk barat sembunyi tak sepadan
ta'jub seperti kau bagai titian
merabuk langsung menusuk rangkum hatiku lamban
pencuri rasa, seperti terpeleset jatuh aku
rapuh namun merangkap tanpa ragu
harus bagaimana aku?
desak pikiranku untuk melupakanmu
mengajari hatiku untuk mengacuhkanmu
namun rasa itu sudah membala baku
ayu merasut rapi dalam hati dan pikiranku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar