bidadari yang sangat cantik jelita
mencari kekasih yang dicintainya
pandangan matanya indah dan menawan
pandangan yang menjanjikan ketentraman
bulan berjalan diwajahnya yang menawan
malampun tunduk dibawah dahan-dahan
kilat menyambar tatkala dia tersenyum ceria
menyinari atap istana dan dindingnya
perkataannya membuat orang mabuk kepayang
bagai irama dari dawai gitar yang melayang
wajahnya laksana bulan purnama di gelapnya malam
membawa suasana hening terdiam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar