Dalam hujan berwarna ungu
Ada jarum yang merusak air mataku
Awan-awan gulitapun
Membalut pendiangan mentari
Sehingga sunyi menusuk diri, berkali-kali
Dalam hujan berwarna ungu
Ada mendung yang berkabut sayu
Dari mataku
Juga ada rindu yang bergerak maju
Tanpa ragu
Yang belum sempat ku sampaikan padanya
Aku ingin malaikat menyampaikannya
Dan melihat wajahnya dalam kabut rindu
Bawakan senandung rindu
Dan membelai rikuh hatinya yang kelabu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar