Kamis, 05 Desember 2013

Kamu

Sebelumnya aku mengira matahari itu hanya satu
dan pangeran yang berhak mendapatkan cahayanya yang indah
Hingga akhirnya aku melihat kamu
Sinar dan ketampananmu terangkai di wajah

pelipismu terlihat indah di atas pipi
Saat aku berlalu terasa tak tega
pada saat bertemu kamu pertama kali
karena hatiku dipenuhi rasa suka

jantungku bergetar teriring dengan rasa rindu
dengan jiwa yang sedang kasmaran sekarang
ingin rasanya dekat dengan kamu
dan menyambung tali kasih sayang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar